Pos blog pertama

Ketika mentari bersinar dipagi hari, aku menyambutnya dengan sejuta senyuman indah di bibirku. Aku terpesona dengan keindahan cahayanya. Ku utarakan segala isi hatiku untuk mewujudkan mimpiku. Tuhan, kuharap kau mendengar mimpiku.

Seiring waktu berlalu, aku bahagia dengan hidupku sekarang, aku menikmati kesendirianku dengan segenap jiwa dan raga.

Oh yaaa, sebelumnya aku lupa untuk memperkenalkan diriku, Namaku Azizah, aku bekerja disalah satu perusahaan swasta yang bergerak di bidang distributor. Aku wanita kelahiran tahun 1999, bagi yang mau tau usia ku bisa dihitung sendiri ya dari tahun aku lahir hingga sekarang, Wkwkwkkw. Aku adalah anak dari keluarga broken home, orang tua ku berpisah sejak aku masih kecil, tepatnya saat aku berusia 3 tahun. Aku hidup seorang diri, tapi ketika aku rindu dengan ayah dan ibu ku, sewaktu-waktu aku akan mengunjungi mereka untuk melepas rinduku. Berbicara tentang hobby ku, aku sangat senang sekali menyanyi dan memasak. Terlebih lagi aku paling hobby membuat karya tulis dari pengalamanku sendiri. Maka dari itu aku akan bercerita tentang jalan hidupku berdasarkan gambaran hatiku. Dan inilah dia ceritaku.

“Aku seorang gadis remaja yang sudah mulai tumbuh dewasa. Aku tinggal di kota sampit, kalimantan tengah. Aku tinggal di sebuah rumah kontrakan yang jaraknya tidak begitu jauh dari tempatku bekerja. Waktu ku terlalu padat, biasanya senin sampai jumat aku bekerja full time dari jam 8 sampai jam 4 sore, untuk hari sabtu pulang kerja jam 1 dan hari minggunya diperusahaan tempatku bekerja libur. Sedikit bercerita tentang tempat ku bekerja, disana aku merasa nyaman, rekan-rekan kerjaku pun murah hati walau terkadang sering sekali terjadi percekcokan di antara kami. Tapi bagaimana pun juga kami tetaplah satu tim dan harus saling melengkapi satu sama lain.

“Sebelumnya aku dan rekan-rekan kerja ku di training terlebih dahulu selama 3 bulan di rantauan orang, tepatnya di kota banjarmasin provinsi kalimantan selatan. Nah, disinilah cerita cintaku dimulai (an accidental love meeting).”

Jelang 1 bulan berlalu selama aku tinggal dirantauan orang, tanpa keluarga tanpa siapa pun yang aku kenal kecuali rekan kerjaku. Pertemuan ini pun seperti nya tidak begitu lazim untukku, dalam beberapa waktu mudahnya hati ini untuk mencintai orang lain yang identitasnya pun aku belum begitu mengetahuinya. Hanya sekedar kenal melalui media sosial, belum pernah bertemu, kenalpun dalam waktu jangka yang pendek. Yahhh, itu lah kata orang-orang biasanya love is blind wkwkwkw. Sebelum aku lanjut ke kisah percintaanku, aku ingin sedikit bercerita tentang pengalamanku disini (Banjarmasin).

“Hidup seorang diri, dikota orang merupakan salah satu hal istimewa menurut diriku pribadi, disana kemandirian ku dilatih, keuletan ku dan kedisiplanan ku diolah untuk menjadi orang yang lebih baik. Disana aku bertemu banyak orang yang sama sekali sebelumnya aku belum pernah kenal.